Friday, July 24, 2009

Tragis, Bocah 7 Tahun Ketagihan Tontonan Porno

detikcom - Jakarta, Jika Anda menonton tayangan "miring", waspadai
anak-anak Anda. Jangan sampai dia bernasib apes seperti seorang bocah
Taiwan berumur 7 tahun yang ketagihan tontonan porno karena ulah
sembrono pengasuhnya. Bocah malang ini saat ini tengah mendapat bantuan
ahli
untuk menanggulangi adiksinya pada tontonan porno tersebut.


Bagaimana bisa seorang bocah menderita "penyakit" itu? Ceritanya, dia
mulai menonton tayangan haram itu saat dia tengah belajar berjalan
tertatih-tatih. Itu terjadi ketika kakek yang menjaganya, keranjingan
menonton VCD dalam kategori X itu.


Sedang ibu si bocah yang hanya diidentifikasikan sebagai Nyonya Liu,
menyatakan bahwa bapaknya berpikir bahwa cucunya itu tidak mengerti apa
yang sedang ditontonnya, demikian lapor United Daily News. Namun,
perkiraan itu keliru besar.


Ketika sang anak yang baru belajar berjalan itu belajar bagaimana
menyetel televisi, dia lebih suka mencari tontonan yang mengandung unsur
pornografi ketimbang film-film kartun yang lazimnya disukai anak-anak
seusianya.


Tragisnya, ketika umur si bocah mencapai 3 tahun, ibunya memergoki bocah
itu sedang memanjakan penisnya ketika sebuah film porno ditayangkan di
televisi. Buru-buru Ny.Liu pun pindah dari rumah ayahnya. Selama ini
dia memang tinggal di situ karena suaminya yang berprofesi sebagai tentara
jarang pulang ke rumah.


Ny.Liu lantas memonitor perilaku anaknya dan memperhatikan bahwa anaknya
suka dipeluk di antara payudara wanita dan akan meraba payudara para
wanita dengan tidak malu-malu.


Ketika dia masuk TK pun, bocah itu suka mengangkat rok guru-guru mereka
dan menggambar wanita telanjang ketimbang tokoh-tokoh kartun. Dia juga
mengintip rumah tetangga yang dihuni seorang wanita yang punya kebiasaan
tidur telanjang tanpa menutup jendela. Bocah itu juga mencuri pakaian
dalam tetangga itu dan hal itu terus berlanjut meski ibunya sering
mengomeli
dan memukulnya.


Ny.Liu akhirnya menyadari bahwa anaknya membutuhkan bantuan ahli setelah
anaknya itu mulai merabanya ketika dia sedang terlelap. Dokter-dokter
di RS psikiatrik di Kaohsiung mengatakan pada si ibu bahwa perilaku anaknya
itu adalah hasil dari eksposure yang cukup panjang dari film-film
pornografi.


Para dokter mengatakan, para orang dewasa keliru bila mereka berpikir
anak-anak yang masih muda tidak terpengaruh oleh materi semacam itu.


Jadi, waspadai tontonan anak-anak Anda!





No comments: